Selalu saja ada alasan untuk kita berubah. Setiap hari pun kita akan menemukan sesuatu hal pastinya baru dan belum pernah kita temukan. Hari yang baru, acara yang baru, semangat baru atau pun bertemu dengan orang yang baru. Perubahan yang sesungguhnya yaitu suatu kebisaan baik atau hal apa pun yang berdampak kebaikan atas sesuatu hal yang telah kita lewati sebelumnya. setiap orang pastinya menginginkan sesuatu yang baik terjadi dalam kehidupannya. begitu juga penulis. membekali diri dengan pengetahuan dan berkumpul dengan orang-orang yang berpandangan positif dan memiliki visi misi yang sama merupakan salah satu hal yang dirasakan memiliki dampak untuk mengubah paradigma berpikir seseorang menjadi lebih baik dan lebih berkembang. Tidak semua hal yang terjadi dalam kehidupan kita adalah hal yang seluruhnya menyenangkan, tetapi adakalnya kita akan berhadapan dengan situasi sulit yang tak terpikirkan oleh kita sebelumnya. Diperlukan kedewasaan sikap serta pemikiran yang tajam dalam menjalani detik demi detik, fase demi fase yang kita lalui. sesuatu hal yang menyakitkan sekalipun perlu kita cermati mengapa hal tersebut bisa terjadi kepada kita dan diharapkan dapat kita ambil sebagai pelajaran dalam menyikapi hari-hari kita kedepannya. Ingat, "Pengalaman adalah guru terbaik". tentu saja pengalaman akan membimbing kita untuk menjadi manusia yang lebih kuat dan memilki insting yang lebih tajam. berubah bukan berarti mengubah jati diri. berubah berarti mempertahankan diri kita apa adanya dan mengembangkan itu sebagai potensi diri kita yang harus terus digali dan dikembangkan. Berubahlah untuk maju. Bergerak!
Senin, 30 Januari 2012
Minggu, 15 Januari 2012
12012012
Tidak terasa sekarang usia udah masuk 21. Usia yang sudah selayaknya dijalanin lebih serius lagi untuk hari-hari kedepan. menyongsong dan mengisi hari-hari berikutnya dengan berbagai hal yang dapat menunjang cita-cita dan asa. Semoga semua yang telah dilalui belakangan ini bisa menjadikan guru sekaligus pengalaman berharga untuk menjalani lembaran-lembaran yang lebih menantang di depan mata. semangat!
Jumat, 28 Oktober 2011
1:06 A.M.
agak gak penting juga nge-blog di jam-jam bodoh ini. kenapa jam bodoh? karena di jam sekarang ini mestinya otak (bukan cuman otak aja sih, tapi seluruh tubuh) diharuskan untuk beristirahat. Badan juga butuh istirahat, ibarat handphone yang baterai nya udah nunjukin warna merah atau satu garis. bodoh karena di jam sekarang ini kepala gw berat banget buat mikir (emang dipake buat belajar? *salah*) haha..
tapi lumayan juga sih, dapet satu lembar file word untuk tugas kelompok AKSK. tau gak sih apa itu AKSK. well, karena mata kuliah ini namanya panjang yaitu "Audit Keuangan Sektor Komersial"..
kalau mau tau tentang AKSK cari aja di google deh ya, panjang banget kalo diceritain.. udah kayak sinetron "Putri yang Tertukar" bisa-bisa... haha
Akhir-akhir ini suka susah tidur. kalo kita tidur siang pasti malemnya susah tidur gak sih? soalnya tadi siang sempet tidur satu jam-an gitu. Btw, sekarang lagi play lagu "When You Tell Me that You Love Me"..
oh! besok kuliah pagi kan. jam 7! sekarang udah jam 1:16... tidur dulu dah takut kesiangan... NICE DREAM ALL! ^^
tapi lumayan juga sih, dapet satu lembar file word untuk tugas kelompok AKSK. tau gak sih apa itu AKSK. well, karena mata kuliah ini namanya panjang yaitu "Audit Keuangan Sektor Komersial"..
kalau mau tau tentang AKSK cari aja di google deh ya, panjang banget kalo diceritain.. udah kayak sinetron "Putri yang Tertukar" bisa-bisa... haha
Akhir-akhir ini suka susah tidur. kalo kita tidur siang pasti malemnya susah tidur gak sih? soalnya tadi siang sempet tidur satu jam-an gitu. Btw, sekarang lagi play lagu "When You Tell Me that You Love Me"..
oh! besok kuliah pagi kan. jam 7! sekarang udah jam 1:16... tidur dulu dah takut kesiangan... NICE DREAM ALL! ^^
Jumat, 15 Juli 2011
Hubungan Keuangan Pusat Daerah
Desentralisasi adalah Penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem NKRI.
Desentralisasi Fiskal adalah penyerahan wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah melalui wewenang fiskal.
Syarat keberhasilan desentralisasi fiskal:
1. Capability, yaitu Adanya Pemerintah pusat yang mempunyai kapabilitas dalam melakukan desentralisasi fiskal penting bagi kesuksesan Pemda.
2. Balance, yaitu Keseimbangan antara akuntabilitas dan kewenangan pengawasan terhadap kinerja Pemda.
Alasan dilakukannya Desentralisasi (James Alm),
Alasan Ekonomi:
Alasan Ekonomi:
- Kesesuaian antara layanan dengan permintaan warga negara, sehingga perbedaan antar daerah jadi better taken into account
- Kehendak yang lebih terhadap pembayaran jasa
- Mobilisasi pendapatan
- Pemerintahan yang lebih berinovasi
- Pemerintah yang “lebih dekat pada rakyat”
- Pengaturan populasi mandiri ayng lebih baik oleh kebijakan pemerintah daerah yang lebihdisukai.
- Lebih berpartisipasinya penduduk
- Kontrol daerah yang lebih baik
- Mengakomodasikan perbedaan antara suku/agama
- Lebih akuntabilitas – lebih demokrasi
- Otonomi versus pembubaran/perpecahan
Pengertian Otonomi daerah berdasarkan UU No 32 Tahun 2004 adalah hak, wewenang dan
kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Dasar Hukum Kebijakan Otonomi Daerah dan Desentralisasi Fiskal di Indonesia:
UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
Peraturan Pemerintah penjelas kedua UU tersebut.
Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pusat dan Daerah menurut UU 32/2004 dan PP 38/2007 yaitu:
1. Urusan pemerintah Pusat:
- Politik LN
- Pertahanan
- Keamanan
- Yustisi
- Moneter dan Fiskal Nasional
- Agama
2. Urusan yang dikelola secara bersama antar tingkatan dan susunan Pemerintahan atau Konkuren (Pusat Provinsi, Kabupaten/Kota) dilakukan berdasarkan kriteria : eksternalitas, akuntabilitas, efisiensi.
Urusan pemerintahan daerah:
Urusan Wajib
Maksudnya adalah Wajib diselenggarakan dalam rangka pelayanan dasar (basic services) bagi masyarakat. Terdapat 26 urusan wajib yang diserahkan kepada daerah Provinsi, Kabupaten, Kota.
Contoh : pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan perhubungan.
Urusan Pilihan
Untuk mengembangkan potensi unggulan (core competence) yang menjadi kekhasan daerah.
Terdapat 8 urusan pilihan yang menjadi menu pilihan bagi daerah Provinsi, Kabupaten, Kota
Contoh : kelautan dan perikanan, pertanian, kehutanan.
Label:
Pengantar Keuangan Publik
Kamis, 14 Juli 2011
Nama-Nama Tempat Dalam Bahasa Jepang
Eki: Stasiun
Ginkou: Bank
Kouban: Pos polisi
Yaoya: Toko Sayuran
Saba-ya: Toko Mie Soba
Sakana-ya: Toko Ikan
Sushi-ya: toko Sushi
Hon-ya: Toko Buku
Kusuri-ya: Toko Obat
Eigakan: Bioskop
Kissaten: Kedai Kopi
Depa:to: Departemen Store
Yuubinkyoku: Kantor Pos
Gakkou: sekolah
Byouin: Rumah Sakit
Kaisha: Perusahaan
Ryokan: Penginapan ala Jepang
Kouen: Taman
Denwa Bokkusu: Telepon Box
Ginkou: Bank
Kouban: Pos polisi
Yaoya: Toko Sayuran
Saba-ya: Toko Mie Soba
Sakana-ya: Toko Ikan
Sushi-ya: toko Sushi
Hon-ya: Toko Buku
Kusuri-ya: Toko Obat
Eigakan: Bioskop
Kissaten: Kedai Kopi
Depa:to: Departemen Store
Yuubinkyoku: Kantor Pos
Gakkou: sekolah
Byouin: Rumah Sakit
Kaisha: Perusahaan
Ryokan: Penginapan ala Jepang
Kouen: Taman
Denwa Bokkusu: Telepon Box
Rabu, 13 Juli 2011
Tanggapan Dalam Percakapan Bahasa Jepang
Demo: Tapi
Doushiyo: Apa yang harus aku lakukan (bicara pada diri sendiri)
Hai: Ya
Iie/Yadda: Tidak
Onegai: Tolong
Yoroshiku: Mohon bantuannya,seneng berkenalan/salam hangat dari hati saya. (biasanya dipakai untuk perkenalan)
Sorekoso: sama-sama (jawaban dari yoroshiku)
Arigatou: Terima kasih
Doumo: thanks
Gomen: Maaf, sorry
Sumimasen: maaf, permisi, excuse me
Shitsurei: Maaf bila kurang sopan, maaf lancang
Heiki: Bukan apa-apa/Tidak apa-apa
Nai: Bukan/tidak
Jyanai: Bukan/tidak begitu
Kawaii: Cute, Cantik
Kowaii: Mengerikan/Menyeramkan
Hidoii: Curang/Tidak Fair
Mite: Lihat!
Kikoete: Dengarkan!
Anou/Etou/Nee: seperti "eeeemm.." (karena sedang berpikir apa yg harus dilakukan)
Mou: Damn it (polite curse used by girls)
Yatta: Akhirnya sukses kulakukan (i did it)
Zettai: seluruhnya
Zenzen: sama sekali
Chotto: sedikit/agak
Matte: Tunggu!
Abunai: Awas/Bahaya
Konnaide: Jangan Mendekat lagi!
Hayaku: Cepatlah!
Kairo: Aku/Kami pulang
Ganbatte/Ganbare: Semoga sukses, Bersemangatlah!
Ganbarimasu: Aku akan lakukan yang terbaik
Omakase: Serahkan itu padaku
Tanomu: Tolong aku
Okawari: Aku ingin yang lain
Goshousama: I'm full/done
Wakarimasu: Saya Mengerti
Wakaranai/Shiranai: Saya tidak tahu/tidak mengerti
Chi/Che: Hmmmph
Itai/Ite: Itu menyakitkan hati
Daijoubu: Jangan kuatir/tidak masalah
Uso: Bohong
Chikoku shite: Aku terlambat
Katae te: Jawablah!
Doushiyo: Apa yang harus aku lakukan (bicara pada diri sendiri)
Hai: Ya
Iie/Yadda: Tidak
Onegai: Tolong
Yoroshiku: Mohon bantuannya,seneng berkenalan/salam hangat dari hati saya. (biasanya dipakai untuk perkenalan)
Sorekoso: sama-sama (jawaban dari yoroshiku)
Arigatou: Terima kasih
Doumo: thanks
Gomen: Maaf, sorry
Sumimasen: maaf, permisi, excuse me
Shitsurei: Maaf bila kurang sopan, maaf lancang
Heiki: Bukan apa-apa/Tidak apa-apa
Nai: Bukan/tidak
Jyanai: Bukan/tidak begitu
Kawaii: Cute, Cantik
Kowaii: Mengerikan/Menyeramkan
Hidoii: Curang/Tidak Fair
Mite: Lihat!
Kikoete: Dengarkan!
Anou/Etou/Nee: seperti "eeeemm.." (karena sedang berpikir apa yg harus dilakukan)
Mou: Damn it (polite curse used by girls)
Yatta: Akhirnya sukses kulakukan (i did it)
Zettai: seluruhnya
Zenzen: sama sekali
Chotto: sedikit/agak
Matte: Tunggu!
Abunai: Awas/Bahaya
Konnaide: Jangan Mendekat lagi!
Hayaku: Cepatlah!
Kairo: Aku/Kami pulang
Ganbatte/Ganbare: Semoga sukses, Bersemangatlah!
Ganbarimasu: Aku akan lakukan yang terbaik
Omakase: Serahkan itu padaku
Tanomu: Tolong aku
Okawari: Aku ingin yang lain
Goshousama: I'm full/done
Wakarimasu: Saya Mengerti
Wakaranai/Shiranai: Saya tidak tahu/tidak mengerti
Chi/Che: Hmmmph
Itai/Ite: Itu menyakitkan hati
Daijoubu: Jangan kuatir/tidak masalah
Uso: Bohong
Chikoku shite: Aku terlambat
Katae te: Jawablah!
Selasa, 12 Juli 2011
Istilah-Istilah Panggilan dalam Bahasa Jepang
Watashi/Boku/Ore: Aku (untuk laki-laki)
Ore: Saya (untuk cowok, kesannya seperti "gue")
Boku: Saya (untuk cowok, "gue' tapi lebih halus)
Anata: Anda (biasanya orang Jepang menghindari pemakain "kamu" dan pilih menyebut namanya langsung)
Omae: kamu (cuma cowok yang pake, "loe")
Kimi: kamu (cowok yg pakai, lebih halus daripada "omae"
jika kata-kata di atas ditambahkan "-tachi" artinya menjadi jamak. contoh: "Ore-tachi = kami"
Anohito: orang itu (lugas)
Anokata: Beliau itu
Minna: Everyone/Everybody
Otoosan: Ayah
Oyaji: Father (dalam konotasi negatif, seperti memanggilnya "old man")
Okaasan: Ibu
Ofukuro: Mother (panggilan wanita yang setara "oyaji")
Oniisan: Older brother/male cousin, kadang untuk memperkenalkan pria yg masih muda)
Oneesan: Older sister/female cousin, kadang digunakan untuk memperkenalkan wanita yg masih muda)
Otouto: Adik laki-laki
Imouto: Adik perempuan
Ojisan: Paman
Obasan: Bibi
Ojiisan: Kakek Anda
Obaasan: Nenek Anda
Sobo: Nenek Saya
Sofu: Kakek Saya
Itoko: Sepupu
Otoko: laki-laki (semua umur)
Onna: Perempuan (semua orang)
Obocchama: Pangeran
Ojousan: Putri Anda
Ojousama: Wanita/Gadis dengan status tinggi/putri kerajaan
Musuko: Anak laki-laki saya
Musume: Anak perempuan saya
Okyakusan: pelanggan
Sensei: Guru/Dokter
Isha: Dokter
Kanojo: Dia (pr)
Kare: Dia (lk)
Ore: Saya (untuk cowok, kesannya seperti "gue")
Boku: Saya (untuk cowok, "gue' tapi lebih halus)
Anata: Anda (biasanya orang Jepang menghindari pemakain "kamu" dan pilih menyebut namanya langsung)
Omae: kamu (cuma cowok yang pake, "loe")
Kimi: kamu (cowok yg pakai, lebih halus daripada "omae"
jika kata-kata di atas ditambahkan "-tachi" artinya menjadi jamak. contoh: "Ore-tachi = kami"
Anohito: orang itu (lugas)
Anokata: Beliau itu
Minna: Everyone/Everybody
Otoosan: Ayah
Oyaji: Father (dalam konotasi negatif, seperti memanggilnya "old man")
Okaasan: Ibu
Ofukuro: Mother (panggilan wanita yang setara "oyaji")
Oniisan: Older brother/male cousin, kadang untuk memperkenalkan pria yg masih muda)
Oneesan: Older sister/female cousin, kadang digunakan untuk memperkenalkan wanita yg masih muda)
Otouto: Adik laki-laki
Imouto: Adik perempuan
Ojisan: Paman
Obasan: Bibi
Ojiisan: Kakek Anda
Obaasan: Nenek Anda
Sobo: Nenek Saya
Sofu: Kakek Saya
Itoko: Sepupu
Otoko: laki-laki (semua umur)
Onna: Perempuan (semua orang)
Obocchama: Pangeran
Ojousan: Putri Anda
Ojousama: Wanita/Gadis dengan status tinggi/putri kerajaan
Musuko: Anak laki-laki saya
Musume: Anak perempuan saya
Okyakusan: pelanggan
Sensei: Guru/Dokter
Isha: Dokter
Kanojo: Dia (pr)
Kare: Dia (lk)
Langganan:
Postingan (Atom)
